Saturday, December 17, 2016

3000 Orang Tinggalkan Aleppo Kamis Lalu

Tags

ALEPPO - Sekitar 3.000 orang dimobilisasi untuk meninggalkan Aleppo pada Kamis (15/12/2016).  Konvoi pertama ini terdiri dari wanita, anak-anak, serta warga yang sedang sakit dan cedera. Mereka akan dipindahkan dari Aleppo menuju kota Idlib, setelah pasukan pemberontak menyepakati gencatan senjata dengan pasukan pemerintah atasa inisiasi Turki dan Rusia.
Direktur Komite Regional Palang Merah Internasional (ICRC) Timur Tengah Robert Mardini menyebut proses transfer warga dari Aleppo sejauh ini berjalan lancarm. Tak ada pihak yang berusaha menahan dengan cara memeriksa identitas warga yang dipindahkan.

" Tim melakukan semua yang mereka bisa. Oerasi itu berjalan dengan baik dan aman," kata Mardini, seperti dilansir BBC Kamis 15 /12/2016.
Proses pemindahan kelompok yang terdiri dari keluarga pasukan pemberontak, pejuang dan warga sipil itu menggunakan 21 bus dan 19 ambulans digunakan untuk konvoi pertama. Sebab, beberapa diantara mereka ada yang terluka akibat peperangan.
Tayangan televisi milik pemerintah Suriah sempat menyiarkan berita ini dengan memperliharkan video barisan bus dan ambulans yang panjang meninggalkan wilayah timur Aleppo.
Evakuasi atau pemindahan tersebut seharusnya dilakuka pada hari Rabu. Namun, kesepakatan gencatan senjata antara pasukan pemberontak dengan pasukan pemerintah hari itu gagal dan baru disepakakati pada hari berikutnya.
Dalam kesepakatan yang dibuat, pihakbpemberontak menyepakati penyerahan Aleppo kepada Pemerintah Bashar Al-Assad.
Diyakini ada sekitar 50.000 penduduk di Aleppo dengan 4000 diantaranya keluarga pemberontak dan 10.000 anggota keluarga pejuang. Dari jumlah itu lima ribu diantaranya berada di wilayah Aleppo timur yang dikuasai pemberontak.
Pemerintahan Assad memberi jaminan keamanan kepada pemberontak dan keluarganya yang meninggalkan kota terbesar kedua di Suriah itu. Kota tersebut dikepung tentara pemerintah dan oposisi sejak empat tahun lalu.
Saat ini, hampir semua sisa bagian yang sebelumnya dikuasai pemberontak, telah dikuasai pasukan pemerintah setelah pertempuran panjang selama hampir empat tahun.

THE GUARDIAN | BBC | TEMPO.CO

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon