Wednesday, December 28, 2016

Geevv, Mesin Pencari Karya Mahasiswa UI Bisa Gantikan Google

GEEVV belakangan santer disebut-sebut sebagai mesin pencari asli buatan anak bangsa. Apakah ini benar?
Dilansir Tech In Asia, Geevv sejatinya merupakan startup lokal yang dibuat mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia Azka A Silmi bersama rekannya Andika Deni Prasetya dan telah mulai beroperasi sejak 26 September tahun 2016. Dengan Geevv anda bisa melakukan beragam pencarian seperti di google. Bedanya, di Geevv, setiap kali anda melakukan pencarian maka sama dengan mendonasikan uang 10 rupiah. Inilah bedanya Geevv dengan Google.
Azka A Silmi (kanan) bersama rekannya Andika

Menurut sang founder, Geevv adalah perpaduan mesin pencari dengan misi sosial. Karena itu dia menyebutnya sosial search engine. Hasil donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membantu berbagai permasalahan sosial dan pendidikan. Saldo sumbangan diambil Geevv dari setiap iklan yang muncul di mesin pencari ketika anda melakukan pencarian.
Intinya, semakin sering anda melakukan pencarian menggunakan Geevv, sama dengan anda menyumbang lebih banyak. Tapi uang itu bukan dari anda langsung.

Pertanyaannya, apakah sosial search engine ini adalah murni buatan Azka? Tidak. Mahasiswa ini mengakui bahwa Geevv merupakan mesin pencari yang dibuat dengan sistem API (Application Programming Interface) dari mesin pencari buatan Microsoft, yaitu Bing. Ya, Azka dan rekannya membeli sistem ini dari Bing karena beberapa alasan. “Membangun indeks dan mesin pencari sendiri tidak mudah dan murah. Setelah menimbang-nimbang, sembari kami menyiapkan “spider” sendiri, pilihan yang murah adalah dengan membeli API dari Bing,” papar Azka.
Sebab itu lah, hasil pencarian di Geev sama dengan Bing. Kesimpulannya, Geevv bukan mesin pencari murni hasil karya anak bangsa. Tetapi API Bing yang penggunaannya sedikit diubah. Pada tampilan Geevv anda akan melihat angka berupa saldo donasi yang telah anda sumbangkan setiap kali melakukan pencarian.

National Technology Officer dari Microsoft Tony Seno Hartono juga mengakui kalau Geevv memang menggunakan API mereka. Dia menjelaskan bahwa Bing adalah mesin pencari nomor dua setelah Google yang telah digunakan oleh sejumlah situs besar seperti Yahoo. “API Bing jauh lebih mudah dikonfigurasi dibanding Google. Untuk layanan gratis pun kami bisa memberikan hasil pencarian yang lebih banyak,” ungkap dia.

Meski begitu, kemunculan Geevv tetap perlu diapresiasi karena misi sosialnya. Saat imi Azka dan rekannya masih melakukan pengembangan turunan dari Geevv untuk melakukan monetisasi agar bisa menghasilkan profit lebih banyak. 80 persen dari profit selanjutkan akan disumbangkan untuk berbagai kegiatan. *

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon