Tuesday, December 20, 2016

Mata Minus? Obati dengan Bunga Kitolod

Bunga Kitolod merupakan ramuan alami atau herbal untuk penyakit mata minus dan selindris. Tidak perlu ke dokter mata atau rumah sakit.
ADA yang pernah dengar bunga kitolod? Dalam Bahasa Sunda sering disebut Babakoan. Ada juga yang menyebutnya bunga jangar.

Sejak dulu tanaman ini memang sering digunakan untuk mengobati penyakit mata seperti rabun jauh, rabun dekat, hingga pretigium. Hanya saja, banyak orang salah kaprah dalam tata cara menggunakannya. Yaitu menggunakan bunga kitolod ketika masih ada getahnya.

Bunga Kitolod mengandung zat antiflamasi / antiradang dan senyawa alkaloid berupa isotomin, lobelin, serta lobelamin. Sementara daunnya mengandung alkaloid, polifenol, flavonoid dan saponin. Getah tanaman mengandung racun tapi bagian lain tanaman ini juga memiliki zat antikanker, menghilangkan nyeri dan dapat menghentikan pendarahan.

Karena itu, ketika menggunakan tanaman ini untuk mengobati mata secara rutin, getah tanaman harus dihilangkan lebih dahulu. Untuk mengatasi penyakit myopia atau rabun jauh, anda bisa menggunakan bunga kitolod sebagai obat.

Caranya:

1. Ambil bunga Kitolod (bunganya berwarna putih)
2. Cabut putik bunga di tengahnya
3. Simpan bunga Kitolod yang telah dicabut putiknya selama beberapa saat atau bebeberapa jam agar getah pada bunga hilang.
4. Setelah bunga terbebas dari getah, celupkan pangkal bunga ke dalam air kemudian tekan batang bagian atas dengan dua jari. Air akan tertahan di dalam batang bunga.
5. Teteskan air ini kepada kedua mata masing-masing satu tetes saja. Pejamkan mata selama beberapa saat sambil pijat kedua sisi pelipis secara pelan.

Jangan kaget ketika air diteteskan ada sensasi perih dimata. Ini hanya bersifat sementara. Lakukan secara rutin sebelum tidur. Selain menggunakan bunganya, anda juga dapat menggunakan daunnya untuk mengobati mata.

Caranya:

1. Ambil dua lembar daun Kitolod
2. Sediakan dua piring kecil dan masing-masing isi dengan tiga sendok air.
3. Letakan daun Kitolod pada masing-masing piring dengan posisi telungkup. Hancurkan bagian tulang daun seluruhnya dengan cara ditekan (bukan diulek)
4. Air dalam piring akan berubah menjadi bening kehijauan. Ambil daun yang terendam air ini kemudian teteskan pada mata. Satu daun hanya untuk satu mata.
5. Pejamkan mata sebentar kemudian kedipkan beberapa kali

Lakukan aktivitas ini secara rutin agar mata anda selalu terjaga kesehatannya. Konsumsi juga makanan atau sayuran yang mengandung vitamin A agar mata cepat pulih. Bagi anda yang sudah terlanjur menggunakan kaca mata, usahakan jangan menggunakannua terus menerus. Sambil menjalani pengobatan, kurangi penggunaan kacamata dan pakailah hanya ketika anda merasa sangat membutuhkannya. Seperti ketika hendak membaca buku atau mengetik pesan di hape.

Penggunaan kacamata secara terus menerus dapat memperparah penyakit rabun mata anda. Baik rabun jauh, dekat, maupun selindris. Kacamata pada dasarnya hanya alat bantu dan tidak perlu digunakan secara permanen ketika mata anda belum terlalu parah. *

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon