Thursday, December 15, 2016

Sekeluarga di Tasikmalaya Ditangkap Densus 88

Tags

Tim Densus 88 menangkap satu keluarga yang diduga terlibat dalam kasus teror bom panci Bekasi, di Kampung Padasuka RT 03 RW 10 Kelurahan Sukamaju Kaler Kecamatan Indihiang aekitar pukul 05.00 pagi tadi (25/12/2016).
Mereka terdiri dari sepasang suami isteri dan satu orang anak. Masing-masing berinisial HG (35) TS 37) dan AAP (11). Keluarga itu ngontrak di Padasuka dan membuka praktik pengobatan bekam. Praktik pengobatan ini dibuka setelah sang suami menganggur.

Menurut Aan Sunarya (52) ketua RT setempat, keluarga HG sudah ngontrak di sana selama dua setengah tahun di bangunan kontrakan milik Didi Cahyadi (51). Di awal kedatangan, keluarga ini sangat terbuka. Namun, setelah membuka praktik bekam dan si isteri menggunakan cadar, keluarga itu menjadi sangat tertutup dan jarang bersosialisasi.
"Sehari-harinya tertutup. Tidak berbaur dengan warga lain. Istrinya sering keluar kota dalam waktu cukup lama," terang Aan.
Sementara, dikutip dari Metrotvnews, Kapolsek Indihiang Kompol Tri Sumarsono membenarkan ada warga Padasuka yang ditangkap oleh Densus 88, karena diduga sebagai jaringan pelaku teror bom Bekasi.
Sebelumnya, Densus 88 memang telah menangkap empat pelaku teror bom panci yang rencananya akan diledakan di depan istana pada 10 Desember. Mereka adalah Dian Yulia Novi, Nur Solihin, S alias Abu Izzah dan Agus Supriyadi yang diduga merupalan jaringan teroris Bahrun Naim.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon