Monday, January 9, 2017

Blokir Bigo Live Dibuka Setelah Buka Kantor di Indonesia

Tags


KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akhirnya membuka blokir aplikasi Bigo Live. Ini dilakukan setelah Bigo Live mau mengikuti permintaan pemerintah Indonesia. Yaitu dengan membuka kantor perwakilan di Indonesia dan merekrut pekerja lokal.

"Sudah diproses (dibuka)," ujar Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan.


Bigo Live merupakan aplikasi video streaming yang belakangan menjadi populer di kalangan pengguna. Aplikasi ini memungkinkan pengguna melakukan siaran langsung atau live streaming dan melakukan komunikasi dua arah dengan pengguna lain.

Sayangnya, aplikasi ini banyak disalahgunakan oleh anak muda untuk mengekspos tubuh mereka demi menghasilkan uang. Juga, berpotensi menjadi lapak transaksi esek-esek secara live. Karena itu lah Domain Name System (DNS) aplikasi ini akhirnya di blokir Kemkominfo. Apalagi, pengguna Bigo Live saat ini bukan hanya orang dewasa. Para remaja pun telah banyak yang ikut menikmati aplikasi tersebut.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Biro Humas Kemkomimfo Noor Iza menyatakan blokir terhadap Bigo Live samgat mungkin untuk dibuka apabila mereka mau menaati aturan yang ditetapkan pemerintah Indonesia. Seperti memperjelas nama perusahaan, lokasi kantor, hingga perekrutan pekerja lokal. Termasuk juga penanganan konten yang selama ini banyak diisi pengguna dengan tampilan seronok. (net)

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon